Buka Puasa Bersama Buruh, Gubernur Edy Ajak Berdoa Agar THR Segera Cair

Berita MedanTalk

Buka Puasa Bersama Buruh, Gubernur Edy Ajak Berdoa Agar THR Segera Cair

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berbuka puasa bersama para buruh di Masjid Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (20/4). Gubernur mengajak para buruh untuk berdoa bersama agar Tunjangan Hari Raya (THR) segera dicairkan perusahannya masing-masing.

“Kalian berdoa di sini, semoga THR dapat segera cair, nanti diurus agar perusahaan perusahaan ini memberikan THR, ” kata Edy Rahmayadi di hadapan sekitar 5.000-an buruh yang hadir.

Edy juga senang mengetahui banyak buruh yang hadir berbuka puasa bersamanya di Rumah Dinas Gubernur. Karena, Rumah Dinas Gubernur adalah juga milik rakyat Sumut, termasuk para buruh.

“Rumah Dinas ini bukan milik Edy, ini rumah Dinas Gubernur, dengan kalian menginjak Rumah Dinas Gubernur ini diharapkan kalian lebih sayang dengan Sumut ini, kita sayangi Sumut dengan tugas kita masing-masing, sehingga Sumut bermartabat,” ucap Edy.

Harapan yang sama juga diungkapkan para buruh. Salah satunya Muhammad Rahim, buruh asal Medan. Dia sangat berharap THR segera cair dari perusahannya, apalagi Idulfitri tidak lama lagi.

Rahim juga mengaku senang lantaran diundang Gubernur untuk berbuka puasa bersamanya. “Baru kali ini saya makan di rumah Gubernur, apalagi ini buka puasa bersama pula,” ungkap Rahim.

Sebelum berbuka puasa, kegiatan diisi dengan ceramah dari Ustaz Ramadhan Ariga. Dalam ceramahnya, Ramadhan mengatakan Umat Islam haruslah senantiasa membaca Alquran. Tidak hanya membaca, umat Islam juga harus memahami, meyakini kemudian mengamalkan.

“Banyak yang bisa kita pelajari dari Alquran, dengan Alquran, kita bisa jadi lebih baik,” kata Ramadhan.
.
#Medan #Berita #THRCair #Gubsu #Medantalk

Buka Puasa Bersama Buruh, Gubernur Edy Ajak Berdoa Agar THR Segera Cair

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berbuka puasa bersama para buruh di Masjid Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan, Rabu (20/4). Gubernur mengajak para buruh untuk berdoa bersama agar Tunjangan Hari Raya (THR) segera dicairkan perusahannya masing-masing.

"Kalian berdoa di sini, semoga THR dapat segera cair, nanti diurus agar perusahaan perusahaan ini memberikan THR, " kata Edy Rahmayadi di hadapan sekitar 5.000-an buruh yang hadir. 

Edy juga senang mengetahui banyak buruh yang hadir berbuka puasa bersamanya di Rumah Dinas Gubernur. Karena, Rumah Dinas Gubernur adalah juga milik rakyat Sumut, termasuk para buruh. 

"Rumah Dinas ini bukan milik Edy, ini rumah Dinas Gubernur, dengan kalian menginjak Rumah Dinas Gubernur ini diharapkan kalian lebih sayang dengan Sumut ini, kita sayangi Sumut dengan tugas kita masing-masing, sehingga Sumut bermartabat," ucap Edy. 

Harapan yang sama juga diungkapkan para buruh. Salah satunya Muhammad Rahim, buruh asal Medan. Dia sangat berharap THR segera cair dari perusahannya, apalagi Idulfitri tidak lama lagi. 

Rahim juga mengaku senang lantaran diundang Gubernur untuk berbuka puasa bersamanya. "Baru kali ini saya makan di rumah Gubernur, apalagi ini buka puasa bersama pula," ungkap Rahim. 

Sebelum berbuka puasa, kegiatan diisi dengan ceramah dari Ustaz Ramadhan Ariga. Dalam ceramahnya, Ramadhan mengatakan Umat Islam haruslah senantiasa membaca Alquran. Tidak hanya membaca, umat Islam juga harus memahami, meyakini kemudian mengamalkan. 

"Banyak yang bisa kita pelajari dari Alquran, dengan Alquran, kita bisa jadi lebih baik," kata Ramadhan.
.

NB: Berita & Cerita Medan terkini, silakan browse menu HARI INI diatas
Untuk Berita khusus lainnya Add Channel Telegram @MedanTalk
Buat yang mau berbagi join Forum Telegram kami cari Medan Talk Forum di Telegram

Yang main tiktok, add TikTok @MedanTalk
follow instagram @MedanTalk dan @MedanTalkViral khusus berita viral
YouTube channel MedanTalk untuk berita video

Cek info lowongan kerja di www.KarirGram.com
Medan Punya Cerita cek www.MedanKu.com

Browse berita cerita lainnya di hashtags dibawah => Medan Berita THRCair Gubsu Medantalk