Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam

Berita Berita Medan Medan Talk ID

MedanTalk ID:
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam menurunkan angka stunting di wilayah Sumut.

“Semua harus bergerak, bukan cuma BKKBN saja atau pemerintah, ada Babinsa, Babinkamtibnas, Puskesmas, dinas terkait, termasuk wartawan, pasti tercapai,” kata Edy Rahmayadi, di Medan, Sabtu (15/7/2023).

Selain itu, Edy Rahmayadi katakan, penguatan upaya punurunan stunting menjadi salah satu fokus yang dilakukan Pemprov Sumut.

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong segala langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting, di mana kita ketahui bersama masalah ini bukan hanya masalah kesehatan semata, sehingga dalam strategi pencegahan dan penanggulangan-nya perlu cara konvergensi lintas sektor,” sebut orang nomor satu Sumut, Edy Rahmayadi.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022, angka prevalensi stunting di Provinsi ini, turun 4,7 persen menjadi 21,1 persen dari sebelumnya 25,8 persen tahun 2021.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan juga menuturkan bahwa Pemprov Sumut telah mengambil langkah-langkah dalam hal penanganan stunting.

“Kita harus bersinergi, bersama-sama agar apa yang kita targetkan tercapai, termasuk partisipasi masyarakat,” pungkasnya.

Sumber: tvonenews.com

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif dalam menurunkan angka stunting di wilayah Sumut.

"Semua harus bergerak, bukan cuma BKKBN saja atau pemerintah, ada Babinsa, Babinkamtibnas, Puskesmas, dinas terkait, termasuk wartawan, pasti tercapai," kata Edy Rahmayadi, di Medan, Sabtu (15/7/2023).

Selain itu, Edy Rahmayadi katakan, penguatan upaya punurunan stunting menjadi salah satu fokus yang dilakukan Pemprov Sumut.

"Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong segala langkah strategis dalam upaya pencegahan stunting, di mana kita ketahui bersama masalah ini bukan hanya masalah kesehatan semata, sehingga dalam strategi pencegahan dan penanggulangan-nya perlu cara konvergensi lintas sektor," sebut orang nomor satu Sumut, Edy Rahmayadi.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022, angka prevalensi stunting di Provinsi ini, turun 4,7 persen menjadi 21,1 persen dari sebelumnya 25,8 persen tahun 2021.

Mantan Pangdam I Bukit Barisan juga menuturkan bahwa Pemprov Sumut telah mengambil langkah-langkah dalam hal penanganan stunting.

"Kita harus bersinergi, bersama-sama agar apa yang kita targetkan tercapai, termasuk partisipasi masyarakat," pungkasnya.

Sumber: tvonenews.com

Browse berita / cerita Medan sesuai hashtags >> medan berita medantalkid gubsu stunting

Silakan cek berita dan update terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
Untuk informasi pasang iklan , silakan cek halaman sponsors atau contact

Follow Instagram @MedanTalk untuk cerita video reels dan story terkini yang tidak diposting ke web
Yang main tiktok, add TikTok @MedanTalkViral
follow instagram @MedanTalkViral khusus berita viral
YouTube channel MedanTalk untuk berita video

Anda juga bisa browse instagram kami di link:

Cek info lowongan kerja di www.KarirGram.com
Medan Punya Cerita cek www.MedanKu.com

Browse berita cerita lainnya di hashtags dibawah => iklan medan medantalk

Untuk informasi Lowongan Kerja , cek web www.KarirGram.com dan IG @KarirGram
Untuk cerita Medan, cek www.MedanKu.com dan IG @MedanKu
Untuk informasi tips Otomotif cek www.otomtalk.com dan IG @Otomtalk

Sumber: https://www.instagram.com/p/CuuBlEHhpoz/