Kabareskrim soal Pemain Judi Online Dipidana: Kalau Ditangkapin, Penjara Penuh Pemerintah masih

Berita MedanTalk

Medan Talk Berita:
Kabareskrim soal Pemain Judi Online Dipidana: Kalau Ditangkapin, Penjara Penuh

Pemerintah masih terus berupaya memberantas judi online yang kian marak di Tanah Air. Namun, selama ini hanya operator hingga pengelola bisnis judi online saja yang dipidana, bukan para pemainnya.
Kabareskrim Polri, Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan para pemain judi online ini tak ada perbedaan dengan para pemain judi konvensional yang tidak dijerat pidana.

“Kalau kita mau jerat pelakunya banyak, sebenarnya kalau anak-anak 10 tahun yang tadi kita tangkap terus kita jerat, bagaimana?” ujar Wahyu dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 22 Juni 2024.

“Kalau kita melakukan penegakan hukum itu kan tidak hanya melihat dari hitam putihnya saja. Tapi, juga melihat dari dampak sosiologisnya,” ujarnya.
Di sisi lain, Wahyu beserta pihaknya sudah mengumpulkan data terkait para pemain judi online. Menurutnya, jika semua pemain judi online ditangkap, maka akan ada masalah baru yang timbul nantinya.
“Coba bayangkan kalau 2,3 juta pelaku yang masang-masang ini kita tangkapin, terus dia sudah judi enggak pernah menang, kita tangkapin, kita masukkan penjara, penjaranya penuh. Dan nggak akan menghentikan ini,” jelasnya.

Wahyu menuturkan hal yang lebih efektif adalah dengan menghilangkan situs-situs judi online dan menyadarkan masyarakat untuk tidak bermain kembali.

Apalagi, kata dia, mayoritas pemain banyak yang tidak mengetahui dan hanya iseng saat bermain judi online.

“Jadi kita juga wanti-wanti kepada masyarakat kalau mau kaya berusaha, bukan dengan berjudi. Kalau mau bisa memberikan kehidupan yang lebih baik kepada keluarganya, lakukan dengan usaha bukan berjudi,” tuturnya.

Langkah Polri dalam memberantas judi online terus dilakukan Polri. Salah satu cara yang dilakukan Polri ialah menjalin kerja sama lintas negara.

Khrisna mengatakan pembahasan dalam rangka memberantas judi online di lintas negara ini dilaksanakan pada tingkat petinggi kepolisian yang akan dipimpin Wakapolri Komjen Agus Andrianto.
Kerja sama bahkan tak hanya dilakukan dengan kepolisian negara tetangga. Menurut Krishna, koordinasi juga bakal dijalin dengan Interpol.

Kabareskrim soal Pemain Judi Online Dipidana: Kalau Ditangkapin, Penjara Penuh

Pemerintah masih terus berupaya memberantas judi online yang kian marak di Tanah Air. Namun, selama ini hanya operator hingga pengelola bisnis judi online saja yang dipidana, bukan para pemainnya.
Kabareskrim Polri, Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan para pemain judi online ini tak ada perbedaan dengan para pemain judi konvensional yang tidak dijerat pidana.

"Kalau kita mau jerat pelakunya banyak, sebenarnya kalau anak-anak 10 tahun yang tadi kita tangkap terus kita jerat, bagaimana?" ujar Wahyu dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 22 Juni 2024.

"Kalau kita melakukan penegakan hukum itu kan tidak hanya melihat dari hitam putihnya saja. Tapi, juga melihat dari dampak sosiologisnya," ujarnya.
Di sisi lain, Wahyu beserta pihaknya sudah mengumpulkan data terkait para pemain judi online. Menurutnya, jika semua pemain judi online ditangkap, maka akan ada masalah baru yang timbul nantinya.
"Coba bayangkan kalau 2,3 juta pelaku yang masang-masang ini kita tangkapin, terus dia sudah judi enggak pernah menang, kita tangkapin, kita masukkan penjara, penjaranya penuh. Dan nggak akan menghentikan ini," jelasnya.

Wahyu menuturkan hal yang lebih efektif adalah dengan menghilangkan situs-situs judi online dan menyadarkan masyarakat untuk tidak bermain kembali.

Apalagi, kata dia, mayoritas pemain banyak yang tidak mengetahui dan hanya iseng saat bermain judi online.

"Jadi kita juga wanti-wanti kepada masyarakat kalau mau kaya berusaha, bukan dengan berjudi. Kalau mau bisa memberikan kehidupan yang lebih baik kepada keluarganya, lakukan dengan usaha bukan berjudi," tuturnya.

Langkah Polri dalam memberantas judi online terus dilakukan Polri. Salah satu cara yang dilakukan Polri ialah menjalin kerja sama lintas negara.

Khrisna  mengatakan pembahasan dalam rangka memberantas judi online di lintas negara ini dilaksanakan pada tingkat petinggi kepolisian yang akan dipimpin Wakapolri Komjen Agus Andrianto.
Kerja sama bahkan tak hanya dilakukan dengan kepolisian negara tetangga. Menurut Krishna, koordinasi juga bakal dijalin dengan Interpol.

Browse berita / cerita Medan sesuai hashtags >> nasional berita medantalk

Silakan cek berita dan update terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
Untuk informasi pasang iklan , silakan baca halaman sponsors atau contact

Follow, browse update terkini di link ini:

Follow Instagram @MedanTalk untuk cerita video reels dan story terkini yang tidak diposting ke web
Yang main tiktok, add TikTok @MedanTalk
follow instagram @MedanTalkViral khusus berita viral
YouTube channel MedanTalk untuk berita video

Cek info lowongan kerja di www.KarirGram.com
Medan Punya Cerita cek www.MedanKu.com

Browse berita cerita lainnya di hashtags dibawah => iklan medan medantalk

Untuk informasi Lowongan Kerja , cek web www.KarirGram.com dan IG @KarirGram
Untuk cerita Medan, cek www.MedanKu.com dan IG @MedanKu
Untuk informasi tips Otomotif cek www.otomtalk.com dan IG @Otomtalk
Powered by webhosting terjamin

Sumber: https://www.instagram.com/p/C8gPfLJysP5/