Pria di Medan Jadi Korban Perampokan Modus COD, Begini Kronologinya Seorang pria

Berita MedanTalk

Pria di Medan Jadi Korban Perampokan Modus COD, Begini Kronologinya

Seorang pria berinisial EIS (37) babak belur dihajar perampok di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

Korban dirampok saat COD (cash on delivery) dengan pelaku yang berpura-pura hendak membeli laptop yang ditawarkan korban.

Dalam aksinya, pelaku mengacungkan senjata airsoft gun dan memukulkan besi ke korban.

Kapolsek Medan Area Kompol Sawangin mengatakan, petugas yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan penangkapan.

“Pelaku PPS (36) kita amankan saat bersembunyi di kos-kosan,” katanya kepada SuaraSumut.id, Rabu (18/5/2022).

Awalnya pelaku menghubungi korban dengan tujuan membeli satu unit laptop. Selanjutnya, PPS mengajak korban bertemu di rumahnya.

“Pelaku mengajak korban masuk dalam rumahnya dengan alasan menghidupkan laptop dan hendak mengecek speknya,” ungkapnya.

Tak disangka pelaku datang dengan membawa besi serta airsoft gun langsung melakukan penganiayaan.

“Korban mengalami luka robek pada bagian kepala, luka memar pada bagian pinggang sebelah kiri dan luka memar pada bagian lutut,” kata Sawangin.

Pelaku juga memaksa korban untuk mentransfer Rp 25 juta ke rekeningnya. Pelaku kemudian melarikan diri. Sedangkan korban menjalani perawatan di rumah sakit.

Sumber: suarasumut
#berita #cod #perampokan

Pria di Medan Jadi Korban Perampokan Modus COD, Begini Kronologinya

Seorang pria berinisial EIS (37) babak belur dihajar perampok di Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

Korban dirampok saat COD (cash on delivery) dengan pelaku yang berpura-pura hendak membeli laptop yang ditawarkan korban.

Dalam aksinya, pelaku mengacungkan senjata airsoft gun dan memukulkan besi ke korban.

Kapolsek Medan Area Kompol Sawangin mengatakan, petugas yang mendapat laporan melakukan penyelidikan dan penangkapan.

"Pelaku PPS (36) kita amankan saat bersembunyi di kos-kosan," katanya kepada SuaraSumut.id, Rabu (18/5/2022).

Awalnya pelaku menghubungi korban dengan tujuan membeli satu unit laptop. Selanjutnya, PPS mengajak korban bertemu di rumahnya.

"Pelaku mengajak korban masuk dalam rumahnya dengan alasan menghidupkan laptop dan hendak mengecek speknya," ungkapnya.

Tak disangka pelaku datang dengan membawa besi serta airsoft gun langsung melakukan penganiayaan.

"Korban mengalami luka robek pada bagian kepala, luka memar pada bagian pinggang sebelah kiri dan luka memar pada bagian lutut," kata Sawangin.

Pelaku juga memaksa korban untuk mentransfer Rp 25 juta ke rekeningnya. Pelaku kemudian melarikan diri. Sedangkan korban menjalani perawatan di rumah sakit.

Sumber: suarasumut

NB: Berita & Cerita Medan terkini, silakan browse menu HARI INI diatas
Untuk Berita khusus lainnya Add Channel Telegram @MedanTalk
Buat yang mau berbagi join Forum Telegram kami cari Medan Talk Forum di Telegram

Yang main tiktok, add TikTok @MedanTalk
follow instagram @MedanTalk dan @MedanTalkViral khusus berita viral
YouTube channel MedanTalk untuk berita video

Cek info lowongan kerja di www.KarirGram.com
Medan Punya Cerita cek www.MedanKu.com

Browse berita cerita lainnya di hashtags dibawah => berita cod perampokan