Banjir Telah Usai, Sampah bekas banjir dapat memicu penyakit kulit. Berikut penyakit

Berita MedanTalk

Berita Medan Talk : Banjir Telah Usai, Sampah bekas banjir dapat memicu penyakit kulit.

Berikut penyakit kulit yang sering muncul setelah banjir dan penyebabnya:

1. Dermatitis Kontak (Iritasi & Alergi)
Disebabkan air banjir yang mengandung lumpur, sampah, detergen, oli, atau bahan kimia.

Gejala: gatal, kemerahan, ruam, kulit perih atau terbakar.

2. Infeksi Jamur (Kudis Air / Tinea)
Kaki dan tubuh lama terendam air kotor → kulit lembap → jamur tumbuh cepat.

Gejala: gatal, bercak putih atau merah, kulit mengelupas terutama di sela jari kaki.

3. Infeksi Bakteri (Impetigo / Selulitis)
Luka kecil di kulit terkena air kotor → bakteri masuk.

Gejala: kulit kemerahan, bengkak, bernanah, terasa hangat atau nyeri.

4. Scabies (Kudis)
Penyebaran cepat di pengungsian yang padat.

Gejala: gatal hebat terutama malam hari, bintik merah, terowongan kecil di kulit.

5. Leptospirosis (Gejala Awal di Kulit)
Ditularkan melalui urine tikus di air banjir.

Gejala awal berupa kemerahan, iritasi kulit, atau luka yang sulit sembuh — kemudian masuk ke gejala sistemik (demam, nyeri otot).

6. Eksim Basah
Kulit terlalu lama lembap atau terkena kontaminasi air kotor.

Gejala: ruam, melepuh, basah, gatal hebat.

7. Gigitan Serangga / Nyamuk
Sampah dan genangan pascabanjir menarik serangga.

Menyebabkan bentol, ruam, atau infeksi jika digaruk.

Banjir Telah Usai, Sampah bekas banjir dapat memicu penyakit kulit.

Berikut penyakit kulit yang sering muncul setelah banjir dan penyebabnya:

1. Dermatitis Kontak (Iritasi & Alergi)
Disebabkan air banjir yang mengandung lumpur, sampah, detergen, oli, atau bahan kimia.

Gejala: gatal, kemerahan, ruam, kulit perih atau terbakar.

2. Infeksi Jamur (Kudis Air / Tinea)
Kaki dan tubuh lama terendam air kotor → kulit lembap → jamur tumbuh cepat.

Gejala: gatal, bercak putih atau merah, kulit mengelupas terutama di sela jari kaki.

3. Infeksi Bakteri (Impetigo / Selulitis)
Luka kecil di kulit terkena air kotor → bakteri masuk.

Gejala: kulit kemerahan, bengkak, bernanah, terasa hangat atau nyeri.

4. Scabies (Kudis)
Penyebaran cepat di pengungsian yang padat.

Gejala: gatal hebat terutama malam hari, bintik merah, terowongan kecil di kulit.

5. Leptospirosis (Gejala Awal di Kulit)
Ditularkan melalui urine tikus di air banjir.

Gejala awal berupa kemerahan, iritasi kulit, atau luka yang sulit sembuh — kemudian masuk ke gejala sistemik (demam, nyeri otot).

6. Eksim Basah
Kulit terlalu lama lembap atau terkena kontaminasi air kotor.

Gejala: ruam, melepuh, basah, gatal hebat.

7. Gigitan Serangga / Nyamuk
Sampah dan genangan pascabanjir menarik serangga.

Menyebabkan bentol, ruam, atau infeksi jika digaruk.

Browse berita / cerita Medan sesuai hashtags >> Medan Berita MedanTalk MedanBanjir BanjirMedan MedanTalk

Silakan cek berita dan update terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
Follow Instagram @medantalk untuk berita yang di ceritakan di Medan terkini yang tidak diposting ke web
Untuk informasi Lowongan Kerja , cek web www.KarirGram.com dan IG @KarirGram
Untuk cerita Medan terkini, cek www.MedanKu.com dan IG @MedanKu
Untuk informasi tips Otomotif cek www.otomtalk.com dan IG @Otomtalk
Powered by Webhosting Terjamin

Sumber: https://www.instagram.com/reel/DSCVAOSEqiw/