Inflasi Tahunan Sumut Mei 2026 Capai 4,35 Persen Badan Pusat Statistik (BPS)

Berita Berita Medan Medan Medan Talk ID

Berita Medan Talk ID: Inflasi Tahunan Sumut Mei 2026 Capai 4,35 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Mei 2026 mencapai 4,35 persen, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 1,11 persen. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama cabai dan tomat, menjadi faktor utama pendorong inflasi di Sumut.

Kepala BPS Sumatera Utara, Asim Saputra, menjelaskan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) Sumatera Utara naik dari 108,29 pada Mei 2025 menjadi 113,00 pada Mei 2026. Selain inflasi tahunan, Sumut juga mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,89 persen dan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) sebesar 0,67 persen.

“Inflasi tahunan terjadi karena kenaikan harga pada hampir seluruh kelompok pengeluaran masyarakat. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan inflasi mencapai 7,11 persen,” ujar Asim Saputra dalam laporan resmi BPS Sumut, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, dari sebelas kelompok pengeluaran yang dipantau, seluruhnya mengalami kenaikan harga. Selain kelompok makanan, inflasi tinggi juga terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,73 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,49 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 3,22 persen.

BPS juga mencatat sejumlah komoditas yang paling dominan menyumbang inflasi tahunan di Sumut. Emas perhiasan menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,57 persen, disusul tomat sebesar 0,29 persen, beras 0,24 persen, cabai merah 0,18 persen, serta berbagai jenis ikan konsumsi seperti ikan dencis, ikan kembung, dan ikan tongkol.

Selain itu, kenaikan harga minyak goreng, daging ayam ras, biaya pendidikan perguruan tinggi, angkutan udara, cabai rawit, telur ayam ras, hingga telepon seluler juga ikut memberikan tekanan terhadap inflasi tahunan.

Sementara secara bulanan, inflasi Mei 2026 terutama dipicu oleh lonjakan harga tomat yang memberikan andil terbesar sebesar 0,34 persen, diikuti cabai merah sebesar 0,31 persen dan bawang merah sebesar 0,09 persen.

sumber : indexsumut.com

Inflasi Tahunan Sumut Mei 2026 Capai 4,35 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Mei 2026 mencapai 4,35 persen, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 1,11 persen. Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan, terutama cabai dan tomat, menjadi faktor utama pendorong inflasi di Sumut.

Kepala BPS Sumatera Utara, Asim Saputra, menjelaskan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) Sumatera Utara naik dari 108,29 pada Mei 2025 menjadi 113,00 pada Mei 2026. Selain inflasi tahunan, Sumut juga mencatat inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,89 persen dan inflasi tahun kalender (year-to-date/y-to-d) sebesar 0,67 persen.

“Inflasi tahunan terjadi karena kenaikan harga pada hampir seluruh kelompok pengeluaran masyarakat. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan inflasi mencapai 7,11 persen,” ujar Asim Saputra dalam laporan resmi BPS Sumut, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, dari sebelas kelompok pengeluaran yang dipantau, seluruhnya mengalami kenaikan harga. Selain kelompok makanan, inflasi tinggi juga terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 9,73 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,49 persen, serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 3,22 persen.

BPS juga mencatat sejumlah komoditas yang paling dominan menyumbang inflasi tahunan di Sumut. Emas perhiasan menjadi penyumbang terbesar dengan andil 0,57 persen, disusul tomat sebesar 0,29 persen, beras 0,24 persen, cabai merah 0,18 persen, serta berbagai jenis ikan konsumsi seperti ikan dencis, ikan kembung, dan ikan tongkol.

Selain itu, kenaikan harga minyak goreng, daging ayam ras, biaya pendidikan perguruan tinggi, angkutan udara, cabai rawit, telur ayam ras, hingga telepon seluler juga ikut memberikan tekanan terhadap inflasi tahunan.

Sementara secara bulanan, inflasi Mei 2026 terutama dipicu oleh lonjakan harga tomat yang memberikan andil terbesar sebesar 0,34 persen, diikuti cabai merah sebesar 0,31 persen dan bawang merah sebesar 0,09 persen.

sumber : indexsumut.com

Browse berita / cerita Medan sesuai hashtags >> medan berita medantalkid

Silakan cek berita dan update terbaru di menu HARI INI , link ada diatas
Follow Instagram @medantalkid untuk berita yang di ceritakan di Medan terkini yang tidak diposting ke web
Untuk informasi Lowongan Kerja , cek web www.KarirGram.com dan IG @KarirGram
Untuk cerita Medan terkini, cek www.MedanKu.com dan IG @MedanKu
Untuk informasi tips Otomotif cek www.otomtalk.com dan IG @Otomtalk
Powered by Webhosting Terjamin

Sumber: https://www.instagram.com/p/DZHbsSGSKf-/